Cukup sekali saja, itu sudah cukup untuk membuat namamu tertusuk semakin dalam ke hatiku. Ingin ku lepas itu, karna tak pantas untuku menyimpan namamu. Tapi, semakin namamu terpaku erat di hatiku. Bukan harta yang ku mau, tapi kamu. Semakin ku mengingatmu, ada rasa cemburu yang mengelabuhiku. Bila memang malam itu, terakhir untuku mengenalmu, haruskah ku menghapusmu? Atau memperjuangkanmu? Karna ku tau, masih ada dia di hatimu.