Tertusuknya Hatiku

Cukup sekali saja, itu sudah cukup untuk membuat namamu tertusuk semakin dalam ke hatiku. Ingin ku lepas itu, karna tak pantas untuku menyimpan namamu. Tapi, semakin namamu terpaku erat di hatiku. Bukan harta yang ku mau, tapi kamu. Semakin ku mengingatmu, ada rasa cemburu yang mengelabuhiku. Bila memang malam itu, terakhir untuku mengenalmu, haruskah ku menghapusmu? Atau memperjuangkanmu? Karna ku tau, masih ada dia di hatimu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s